简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat alkitab protestan

"alkitab protestan" terjemahan bahasa Inggris  
ContohHandphone
  • Nothing in the Bible rules it out.
    Semuanya ini tidak terdapat dalam Alkitab Protestan.
  • The passage is omitted from most Protestant Bibles as an apocryphal addition.
    Bagian ini ditiadakan dari beberapa Alkitab Protestan, dikategorikan sebagai suatu penambahan apokrif.
  • In 1965, independent regional Bible Societies came together as the Protestant Bible Organisation.
    Pada tahun 1965, dibentuklah Lembaga Alkitab regional yang independen sbagai suatu Organisasi Alkitab Protestan.
  • These books are usually not found in the Protestant Bible, but are sometimes included in a separate inter-testamental section called the "Apocrypha".
    Kitab-kitab tersebut biasanya tidak ditemukan dalam Alkitab Protestan, namun terkadang dimasukkan dalam suatu bagian tersendiri di antar-perjanjian yang disebut "Apokrifa".
  • It was in 1517 that use of the division we know now today used by Protestant Bibles and adopted by Catholics began.
    Baru pada tahun 1517 digunakan pembagian yang dikenal sampai sekarang, yang dimulai dari versi Alkitab Protestan, dan kemudian diterima oleh versi Alkitab Katolik.
  • This is brought out in the 1984 (but not the 2011) edition of the NIV, which renders agapao as "truly love" and phileo as "love".
    Pembedaan tersebut dimunculkan pada Alkitab Protestan NIV edisi tahun 1984, yang menjadikan agapao sebagai "truly love" ("benar-benar mengasihi") dan phileo sebagai "love" ("mengasihi").
  • However, in some Protestant Bibles—especially the English King James Bible and the Lutheran Bible—many of these deuterocanonical books are retained as part of the tradition in a section called the "Apocrypha."
    Dalam beberapa Alkitab Protestan, terutama Alkitab Luther dan Alkitab Raja James berbahasa Inggris, mempertahankan banyak dari kitab Deuterokanonika ini sebagai bagian dari tradisi Gereja di dalam suatu bagian khusus yang disebut "Apokrifa".
  • In the 16th century, the Protestant reformers sided with Jerome; yet although most Protestant Bibles now have only those books that appear in the Hebrew Bible, they have them in the order of the Greek Bible.
    Pada abad ke-16, para reformis Protestan berpihak pada Hieronimus; dan meskipun sebagian besar Alkitab Protestan saat ini hanya memuat kitab-kitab Perjanjian Lama yang terdapat dalam Alkitab Yahudi, pengurutan kitab-kitabnya mengikuti Alkitab Yunani.
  • After the Protestant Reformation, many Protestant Bibles began to follow the Jewish canon and exclude the additional texts, which came to be called "Apocrypha" (originally meaning "hidden" but became synonymous with "of questionable authenticity"), with some arguing against them being classed as Scripture.
    Setelah Reformasi Protestan, banyak Alkitab Protestan mulai mengikuti kanon Yahudi dan tidak memasukkan teks-teks tambahan tersebut, yang kemudian disebut "Apokrifa" (awalnya berarti "tersembunyi", namun menjadi disamakan artinya dengan "yang keabsahannya dipertanyakan").
  • The disputed books, included in one canon but not in others, are often called the Biblical apocrypha, a term that is sometimes used specifically to describe the books in the Catholic and Orthodox canons that are absent from the Jewish Masoretic Text and most modern Protestant Bibles.
    Kitab-kitab yang diperdebatkan, yang termasuk dalam suatu kanon namun tidak terdapat dalam yang lainnya, seringkali disebut apokrifa Alkitab, suatu istilah yang kadang-kadang digunakan secara khusus untuk mendeskripsikan kitab-kitab dalam kanon Ortodoks dan Katolik yang tidak ada dalam Teks Masoret Yahudi dan kebanyakan Alkitab Protestan modern.