简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat alpha decay

"alpha decay" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • Francium-221 then decays into astatine-217 by alpha decay (6.457 MeV decay energy).
    Fransium-221 kemudian meluruh menjadi astatin-217 dengan peluruhan alfa (energi peluruhan 6.457 MeV).
  • By 1928, George Gamow had solved the theory of alpha decay via tunneling.
    Pada 1928, George Gamow membuat teori peluruhan alfanya sebuah inti atom melalui penerowongan.
  • Perey then attempted to determine the proportion of beta decay to alpha decay in actinium-227.
    Perey kemudian mencoba untuk menentukan proporsi peluruhan beta terhadap peluruhan alfa pada aktinium-227.
  • 223Fr is the result of the alpha decay of 227Ac and can be found in trace amounts in uranium minerals.
    223Fr adalah hasil dari peluruhan alfa 227Ac dan dapat ditemukan dalam jumlah sangat kecil dalam mineral uranium.
  • Alpha decay, the release of a high-energy helium nucleus, is the most common form of radioactive decay for plutonium.
    Emisi partikel alfa yang merupakan pelepasan inti helium berenergi tinggi adalah bentuk radiasi paling umum yang dipancarkan oleh plutonium.
  • Thorium nuclei are susceptible to alpha decay because the strong nuclear force cannot overcome the electromagnetic repulsion between their protons.
    Inti torium rentan terhadap peluruhan alfa karena gaya nuklir kuat tidak dapat mengatasi tolakan elektromagnetik di antara proton-proton mereka.
  • The shortest-lived known isotope of actinium is 217 Ac (half-life of 69 nanoseconds) which decays through alpha decay and electron capture.
    Isotop aktinium dengan umur terpendek adalah 217Ac (waktu paruh 69 nanodetik) yang meluruh melalui peluruhan alfa dan tangkapan elektron.
  • Due to the alpha decay of thorium and uranium, monazite contains a significant amount of helium, which can be extracted by heating.
    Karena peluruhan alfa dari thorium dan uranium, monasit mengandung helium dalam jumlah signifikan, yang dapat diekstraksi dengan cara pemanasan.
  • For example, uranium-238 usually decays by alpha decay, where the nucleus loses two neutrons and two protons in the form of an alpha particle.
    Sebagai contoh, uranium-238 biasanya meluruh dengan peluruhan alfa, di mana nukleus akan kehilangan dua neutron dan dua proton dalam bentuk partikel alfa.
  • All of these but the unconfirmed 278Bh decay only through alpha decay, although some unknown bohrium isotopes are predicted to undergo spontaneous fission.
    Seluruh isotop ini, kecuali 278Bh yang belum dikonfirmasi, meluruh hanya melalui peluruhan alfa, meskipun beberapa isotop bohrium yang tidak diketahui diperkirakan mengalami fisi spontan.
  • Cleveite was the first known terrestrial source of helium, which is created over time by alpha decay of the uranium and accumulates trapped (occluded) within the mineral.
    Kleveit merupakan sumber helium yang dikenal pertama kali di bumi, yang terbentuk melalui peluruhan alfa dari uranium terakumulasi (terperangkap) di dalam mineral.
  • Francium-223 then decays into radium-223 by beta decay (1.149 MeV decay energy), with a minor (0.006%) alpha decay path to astatine-219 (5.4 MeV decay energy).
    Francium-223 kemudian meluruh menjadi radium-223 dengan peluruhan beta (energi peluruhan 1149 keV), dan minor (0.006%) dengan peluruhan alfa menjadi astatin-219 (energi peluruhan 5.4 MeV).
  • Francium-223, the only naturally occurring isotope of francium, is the product of the alpha decay of actinium-227 and can be found in trace amounts in uranium minerals.
    Fransium-223, satu-satunya isotop fransium yang terbentuk secara alami, adalah produk peluruhan alfa dari aktinium-227 dan dapat dijumpai dalam jumlah renik dalam mineral uranium dan thorium.
  • There are 15 known isotopes of carbon and the shortest-lived of these is 8C which decays through proton emission and alpha decay and has a half-life of 1.98739x10−21 s.
    Ada 15 isotop karbon yang terkenal dan isotop dengan hidup terpendek adalah 8C yang meluruhkan proton dan peluruhan alfa dan memiliki waktu paruh 1,98739x10−21 sekon.
  • The alpha decay of 232Th initiates the 4n decay chain which includes isotopes with a mass number divisible by 4 (hence the name; it is also called the thorium series after its progenitor).
    Peluruhan alfa dari 232Th memulai rantai peluruhan 4n yang meliputi isotop dengan nomor massa yang dapat dibagi oleh 4 (disebut juga deret torium sesuai dengan nama progenitornya).
  • The new product exhibited chemical properties of an alkali metal (such as coprecipitating with caesium salts), which led Perey to believe that it was element 87, caused by the alpha decay of actinium-227.
    Produk baru tersebut menunjukkan sifat kimia dari logam alkali (seperti kopresipitasi dengan garam cesium), yang membuat Perey yakin bahwa itu adalah unsur 87, yang disebabkan oleh peluruhan alfa dari aktinium-227.
  • New atoms are also naturally produced on Earth as radiogenic daughter isotopes of ongoing radioactive decay processes such as alpha decay, beta decay, spontaneous fission, cluster decay, and other rarer modes of decay.
    Atom-atom baru juga diproduksi secara alami di bumi sebagai isotop luruhan radiogenik dari proses peluruhan radioaktif seperti peluruhan alfa, peluruhan beta, fisi spontan, peluruhan gugus, dan moda peluruhan yang lebih jarang lainnya.
  • The unpredictable composition of the products (which vary in a broad probabilistic and somewhat chaotic manner) distinguishes fission from purely quantum-tunneling processes such as proton emission, alpha decay, and cluster decay, which give the same products each time.
    Komposisi hasil yang tak dapat diprediksi (yang bervariasi dalam kemungkinan yang beragam dan ketidakberaturan) membedakan fisi dari proses penerowongan kuantum murni seperti emisi proton, peluruhan alfa, dan peluruhan kluster, yang menghasilkan produk yang sama setiap saat.
  • The most stable isotope, 232Th, has a half-life of 14.05 billion years, or about the age of the universe; it decays very slowly via alpha decay, starting a decay chain named the thorium series that ends at stable 208Pb.
    Isotop yang paling stabil, 232Th, memiliki masa paruh 14,05 miliar tahun, atau sekitar umur alam semesta; unsur ini meluruh sangat lambat melalui proses peluruhan alfa, memulai rantai peluruhan yang dinamai "rangkaian torium" yang berakhir pada 208Pb yang stabil.
  • At over 1.9×1019 years, over a billion times longer than the current estimated age of the universe, bismuth-209 (atomic number 83) has the longest known alpha decay half-life of any naturally occurring element, and is almost always considered on par with the 80 stable elements.
    Selama lebih dari 1,9×1019 tahun, lebih dari satu milyar kali lebih lama daripada perkiraan umur alam semesta saat ini, bismut-209 (nomor atom 83) memiliki waktu paruh peluruhan alfa terpanjang di antara unsur yang terjadi secara alami, dan hampir selalu dianggap setara dengan 80 unsur stabil.