简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat ben sira

"ben sira" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • Philo quotes almost exclusively from the Torah, but occasionally from Ben Sira and Wisdom of Solomon.
    Filo mengutip hampir seluruhnya dari Torah, tetapi terkadang juga dari Ben Sira dan Kebijaksanaan Salomo.
  • Of the apocryphal books, only Ben Sira is mentioned by name in rabbinic sources and it continued to be circulated, copied and cited.
    Dari kitab-kitab apokrif, hanya Ben Sira yang disebutkan namanya dalam sumber-sumber para rabi serta terus tersebar luas, disalin, dan dikutip.
  • The name Yeshua is also used in Israelite Hebrew historical texts to refer to other Joshuas recorded in Greek texts such as Jesus ben Ananias and Jesus ben Sira.
    Nama Yesua juga digunakan dalam teks Ibrani bersejarah di Israel untuk merujuk sejumlah Yosua lain yang dicatat dalam teks-teks bahasa Yunani seperti Yesus ben Ananias dan Yesus bin Sirakh.
  • The only fact known with certainty, drawn from the text itself, is that Ben Sira was a scholar, and a scribe thoroughly versed in the Law, and especially in the "Books of Wisdom."
    Fakta satu-satunya yang dikeetahui pasti, yang diambil dari teksnya sendiri, ialah bahwa Bin Sirakh adalah seorang sarjana dan penulis yang sangat paham tentang Hukum, dan khususnya juga tentang "Kitab-kitab Hikmat".
  • Sirach is not part of the Jewish canon, once thought to have been established at the hypothetical Council of Jamnia, perhaps due to its late authorship, although it is not clear that the canon was completely "closed" at the time of Ben Sira.
    Sirakh tidak termasuk dalam kanon Yahudi, yang penetapannya pernah dianggap dilakukan pada suatu konsili hipotetis di Yamnia, kemungkinan karena kepenulisannya yang belakangan, kendati tidak ada kejelasan apakah kanon tersebut telah benar-benar "ditutup" pada zaman Ben Sira.
  • Based on this list of names, some scholars have conjectured that the author, Yeshua ben Sira, had access to, and considered authoritative, the books of Genesis, Exodus, Leviticus, Numbers, Deuteronomy, Joshua, Judges, Samuel, Kings, Job, Isaiah, Jeremiah, Ezekiel, and the Twelve Minor Prophets.
    Berdasarkan daftar nama ini, beberapa akademisi menduga bahwa penulisnya (Yeshua ben Sira) memiliki akses pada, dan dianggap mempunyai otoritas, Kitab Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan, Yosua, Hakim-hakim, Samuel, Raja-raja, Ayub, Yesaya, Yeremia, Yehezkiel, dan Dua belas Nabi Kecil.