contoh kalimat ionic crystal
- Within an ionic crystal, there will usually be some point defects, but to maintain electroneutrality, these defects come in pairs.
Dalam kristal ionik, biasanya akan ada beberapa titik cacat, namun untuk mempertahankan elektronetralitas, cacat ini hadir berpasangan. - This defect mobility is the source of most transport phenomena within an ionic crystal, including diffusion and solid state ionic conductivity.
Mobilitas cacat ini adalah sumber fenomena transportasi paling banyak dalam kristal ionik, termasuk difusi dan konduktivitas ionik benda padat (en). - Ionic polarization is polarization caused by relative displacements between positive and negative ions in ionic crystals (for example, NaCl).
Pengutuban ion adalah pengutuban yang terjadi karena adanya perpindahan relatif antara ion negatif dan positif dalam molekul yang bersangkutan, misalnya pada NaCl). - The distance between two ions in an ionic crystal can be determined by X-ray crystallography, which gives the lengths of the sides of the unit cell of a crystal.
Jarak antara dua ion dalam kristal ionik dapat ditentukan dengan kristalografi sinar-X, yang memberi panjang sisi-sisi unit sel kristal. - Principal contributors to the development of a theoretical treatment of ionic crystal structures were Max Born, Fritz Haber, Alfred Landé, Erwin Madelung, Paul Peter Ewald, and Kazimierz Fajans.
Kontributor utama pengembangan perlakuan teoretis struktur kristal ion adalah Max Born, Fritz Haber, Alfred Landé, Erwin Madelung, Paul Peter Ewald, dan Kazimierz Fajans. - If the solvent is water in either the evaporation or precipitation method of formation, in many cases the ionic crystal formed also includes water of crystallization, so the product is known as a hydrate, and can have very different chemical properties.
Jika pelarutnya adalah air baik dalam metode penguapan atau pembentukan endapan, dalam banyak kasus kristal ionik yang terbentuk juga mencakup air kristal, sehingga produk tersebut dikenal sebagai hidrat, dan dapat memiliki sifat kimia yang sangat berbeda. - Also, no typical molecule can be defined for ionic crystals (salts) and covalent crystals (network solids), although these are often composed of repeating unit cells that extend either in a plane (such as in graphene) or three-dimensionally (such as in diamond, quartz, or sodium chloride).
Selain itu, tidak ada molekul yang khas yang dapat didefinisikan sebagai kristal ionik (garam) dan kristal kovalen (padatan jaringan kovalen, network solid), meskipun ini sering tersusun dari sel unit yang berulang sehingga membentuk bidang (seperti dalam grafena) atau tiga dimensi (seperti intan, kuarsa, atau natrium klorida).