Masuk Daftar

dinasti chakri bahasa Inggris

audio:
contoh kalimat "dinasti chakri"
TerjemahanHandphone
Contoh
  • Bowonniwet has been a major temple of patronage for the ruling Chakri dynasty.
    Bowonniwet telah menjadi wihara utama di bawah dukungan para penguasa dinasti Chakri.
  • It ended 150 years of absolutism under the Chakri Dynasty and almost 800 years of absolute rule of kings over Thai history.
    Revolusi mengakhiri 150 tahun absolutisme di bawah Dinasti Chakri dan hampir 800 tahun kekuasaan mutlak raja sepanjang sejarah Thailand.
  • The Mon assimilated to Thai culture long ago, yet the royal women of the Chakri dynasty perform and keep their Mon heritage alive in the Thai court.
    Dahulu kala, orang Mon beramisilasi ke dalam kultur Orang Thai, namun para wanita dari dinasti Chakri tampil dan tetap mempertahankan warisan Mon mereka hidup di istana Thai.
  • Today, Thailand celebrates Chakri Day... a national holiday officially known as 'King Buddha Yodfa Chulaloke the Great Day and Chakri Dynasty Memorial Day.' Chakri Day commemorates the establishment of the…
    Hari ini, Thailand merayakan Hari Chakri ... hari libur nasional yang secara resmi dikenal sebagai 'Raja Buddha Yodfa Chulaloke Hari Besar dan Hari Peringatan Dinasti Chakri.' Hari Chakri memperingati berdirinya…
  • In English the bridge is commonly known as Memorial Bridge, however in Thai it is most commonly known as Phra Phuttayotfa Bridge (สะพานพระพุทธยอดฟ้า), after King Phutthayotfa Chulalok (Rama I), the first king of the Chakri Dynasty.
    Dalam bahasa Inggris jembatan umumnya dikenal sebagai Jembatan Memorial, namun di Thailand itu sangat umum dikenal sebagai Jembatan Phra Phutta Yodfa (สะพานพระพุทธยอดฟ้า), setelah Raja Buddha Yodfa (Rama I), raja pertama dari Dinasti Chakri.
  • Conventional perspectives attribute this to the efforts made by the monarchs of the Chakri Dynasty, particularly Rama IV and Rama V, to "modernise" the Siamese polity, and also to the relative cultural and ethnic homogeneity of the Thai nation.
    Perspektif konvensional menghubungkan ini terhadap upaya yang dilakukan oleh penguasa Dinasti Chakri, terutama Rama IV dan Rama V, untuk "memodernisasi" dunia politik Siam, dan juga untuk budaya relatif dan homogenitas etnis bangsa Thai.