Masuk Daftar

kediri regency artinya

audio:
contoh kalimat "kediri regency"
TerjemahanHandphone
Contoh
  • A Fun Rafting in Kandangan River, Kediri Regency East Java Province
    Serunya Rafting di Sungai Kandangan, Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur
  • Dorok Temple is located in Manggis Village, Puncu district, Kediri Regency, East Java. The location is easy to find.
    Secara administratif, obyek wisata sejarah Candi Dorok berada di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur
  • The number and height of the monument reflect the date, month and year of the anniversary of Kediri Regency, namely March 25, 804 AD.
    Angka luas dan tinggi monumen tersebut mencerminkan tanggal, bulan dan tahun hari jadi Kabupaten Kediri, yaitu 25 maret 804 Masehi.
  • In some sources, it was inspired by Jongko Jojoboyo, the king of the 12th century Kediri Kingdom who wanted to unite five regions in Kediri Regency.
    Dalam beberapa sumber menyebutkan, bahwa didirikannya monumen ini dikarenakan terinspirasi dari Jongko Jojoboyo, raja dari Kerajaan Kediri abad ke-12 yang ingin menyatukan lima wilayah di Kabupaten Kediri.
  • Religious tourism objects in the Puhsarang Church in the District of Cement, Kediri Regency were visited by thousands of Catholics from various regions, to commemorate the Easter Day of Jesus Christ.
    Objek wisata religi Gereja Puhsarang di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri banyak didatangi ribuan umat Katolik dari berbagai daerah, untuk memperingati Hari Raya Paskah Isa Almasih.
  • The building is located at Tugurejo Village, Ngasem district of Kediri Regency, precisely at the center of the meeting of five roads (Lima means five) that lead to Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren and Plosoklaten.
    Bangunan ini terletak di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, tepatnya di pusat pertemuan lima jalan yang menuju ke Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren dan Plosoklaten, Kediri.
  • This inscription, located in the district of Pare in the Kediri regency of East Java, is actually a copy of an original that is about 120 years older; only this copy has been preserved.
    Prasasti ini ditemui di kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur yang sebenarnya merupakan salinan dari versi asal yang sekitar 120 tahun lebih dulu ada, namun hanya salinan ini yang masih berwujud.