contoh kalimat back-up
- Narek, first back-up, at the bottom of the steps.
Narek, pertama back-up, di bagian bawah tangga. - Back-up generator has not been tested in 6 months.
Generator cadangan belum diuji selama 6 bulan. - Hang on. - Can you send back-up for the bike?
Bisakah kau mingerim bantuan untuk sepedanya? - This mother's got ten back-up systems too.
Ibu ini punya sepuluh sistem back- up juga. - Let me know when the back-up forces arrive.
Biarkan aku tahu kapan bantuan pasukan tiba. - Moreover, back-up batteries keep it going for a week.
Juga dilengkapi dengan baterai tambahan yang tahan seminggu. - If it's there, I step in as back-up.
Jika sudah ada, aku melangkah sebagai back-up. - Team One is moving in. We need back-up.
Tim Satu sudah bergerak Kami perlu bantuan.. - I'll contact the headquarters and call for back-up.
Saya akan menghubungi kantor pusat dan panggilan untuk cadangan. - No tracker, no comms, no back-up.
Tak ada pelacak, tak ada komunikasi, tak ada bantuan. - The concept of back-up still has no appeal to you?
Konsep "bantuan" tidak membuatmu tertarik? - Riddick, I don't give a fuck about the back-up.
Riddick, aku tak peduli akan bantuan. - No plan B. No back-up plan.
Tidak ada rencana B. Tidak ada rencana cadangan . - They've added a second DC battery as a back-up.
Mereka telah menambahkan baterai DC kedua sebagai back-up. - The way I see it, I'd already called for back-up.
Dan yang kutau, aku sudah memanggil bantuan. - We should be okay. Back-up heating supply is working.
Kita tak apa, selama pemanasnya bekerja. - Now, look, go get some back-up, all right?
Dengar, segera pergi dan panggil bala bantuan. - You know, call for back-up or something.
Kau tahu, caII untuk back-up atau sesuatu. - You're the only one with a back-up transmitter,
Cuma kau yang memiliki transmitter cadangan. - Rayman, you're with me as second back-up.
Rayman, Anda dengan saya sebagai back-up kedua.
- lebih banyak contoh: 1 2 3