contoh kalimat ill-defined
- The boundaries of the region are ill-defined and focus on historical accounts.
Batas-batas region ini tidak jelas dan berfokus pada catatan sejarah. - Well-defined problems allow for more initial planning than ill-defined problems.
Masalah-masalah ini juga memungkinkan untuk perencanaan awal lebih dari masalah tidak jelas. - Real-world problems are often ambiguous and ill-defined and the context is always changing.
Masalah di dunia nyata seringkali multi-tafsir dan sulit didefinisikan dan konteksnya selalu berubah - Well-defined problems have specific goals and clear expected solutions, while ill-defined problems do not.
Masalah yang terdefinisi dengan baik memiliki tujuan tertentu , jalur solusi yang jelas , dan solusi yang diharapkan jelas. - And the bigger your gesture gets, the more ill-defined, blurry and, frankly, useless it is to the orchestra.
Dan semakin besar gerak tubuh Anda, semakin kabur, tidak jelas dan tidak berguna bagi orkestra itu. - Cambodia's disputes with Thailand after 1951 arose in part from ill-defined boundaries and changes in France's colonial fortunes.
Kamboja perselisihan dengan Thailand setelah tahun 1951 muncul dalam bagian dari sakit-batas-batas yang ditetapkan dan perubahan kolonial Prancis kekayaan. - He conquered Arakan in 1785, annexed Manipur in 1814, and captured Assam in 1817–1819, leading to a long ill-defined border with British India.
Ia menaklukkan Arakan pada 1785, menganeksasi Manipur pada 1814, dan merebut Assam pada 1817–1819, yang menimbulkan pertikaian panjang mengenai garis perbatasan dengan India Britania. - A small royal council was formed but its role was ill-defined; appointments, patronage, and policy were decided personally by Henry and his immediate advisers, rather than through the larger councils that had marked his early years.
Sebuah dewan kecil kerajaan terbentuk namun perannya tidak jelas, pelantikan-pelantikan, patronase dan kebijakan diputuskan secara pribadi oleh Henry dan penasihat langsungnya, dan bukan melalui dewan yang lebih besar yang telah menandai tahun-tahun awalnya. - It was in Phrygia, although some ancient authors place Laodicea in differing provincial territories – not surprising because the precise limits of these territories were both ill-defined and inconstant; for example, Ptolemy and Philostratus call it a town of Caria, while Stephanus of Byzantium describes it as belonging to Lydia.
Terletak di daerah Phrygia, meskipun beberapa penulis purba menempatkannya di wilayah provinsi lain – tidak heran mengingat batas-batas wilayah ini sering tidak jelas dan tidak konsisten – misalnya Ptolemaeus dan Philostratus menyebutnya kota di daerah Caria, sedangkan Stefanus dari Byzantium (s. v.) menulis termasuk ke dalam wilayah Lydia.