contoh kalimat kriptomnesia
- J. M. Barrie, the creator of Peter Pan, was aware of the occurrence of cryptomnesia.
J. M. Barrie, pencipta Peter Pan, menyadari adanya kriptomnesia. - Research has distinguished between two kinds of cryptomnesia, though they are often studied together.
Penelitian telah dapat membedakan dua jenis kriptomnesia, meskipun keduanya sering dipelajari bersama-sama. - The first documented instance of cryptomnesia occurred in 1874 with the medium Stainton Moses.
Contoh dokumentasi pertama kriptomnesia terjadi pada tahun 1874 melalui perantara Stainton Musa. - Cryptomnesia is more likely to occur when the ability to properly monitor sources is impaired.
Kriptomnesia mungkin lebih besar terjadi ketika kemampuan memantau secara benar mengalami gangguan. - Helen Keller compromised her and her teacher's credibility with an incident of cryptomnesia which was misinterpreted as plagiarism.
Helen Keller meragukan kredibilitas diri serta gurunya dalam suatu insiden kriptomnesia yang telah disalahartikan sebagai plagiarisme. - Jorge Luis Borges's story, "Pierre Menard, Author of the Quixote," is a meta-fictive enactment of cryptomnesia.
Sebuah cerita karya Jorge Luis Borges, Pierre Menard, Author of the Quixote (Pierre Menard, pengarang Quixote), adalah sebuah karya meta-fiktif mengenai keadaan kriptomnesia. - The precedent in United States copyright law, since 1976, has been to treat alleged cryptomnesia no differently from deliberate plagiarism.
Preseden undang-undang hak cipta Amerika Serikat, sejak tahun 1976, telah berfungsi mengatasi dugaan kriptomnesia dengan bentuk penanganan yang tidak berbeda dari penanganan plagiarisme yang disengaja. - Thus, "Pierre Menard" is often used to raise questions and discussion about the nature of accurate translation or, in this case, the hermeneutics of cryptomnesia.
Sehingga, Pierre Menard sering digunakan untuk mengajukan pertanyaan dan diskusi tentang sifat alami terjemahan yang akurat, atau dalam kasus ini, hermeneutika kriptomnesia. - Cryptomnesia occurs when a forgotten memory returns without it being recognized as such by the subject, who believes it is something new and original.
Kriptomnesia terjadi ketika memori yang terlupakan kembali tanpa disadari oleh orang yang bersangkutan, yang mempercayai bahwa memori tersebut merupakan suatu hal baru dan pertama kalinya. - The source of the memories is often more likely cryptomnesia and confabulations that combine experiences, knowledge, imagination and suggestion or guidance from the hypnotist than recall of a previous existence.
Sumber dari memori tersebut agaknya adalah kriptomnesia dan konfabulasi yang mengkombinasikan pengalaman masa lalu, pengetahuan, imajinasi dan sugesti atau pengaruh sang penghipnotis bukannya ingatan kehidupan masa lampau. - It is a memory bias whereby a person may falsely recall generating a thought, an idea, a tune, or a joke, not deliberately engaging in plagiarism but rather experiencing a memory as if it were a new inspiration.
Kriptomnesia adalah deviasi dari pola sistematik memori (memori bias), yang seseorang mungkin salah mengiranya sebagai penciptaan pemikiran, ide, nada, atau lelucon, bukan secara sengaja melakukan plagiarisme, melainkan mengalami pengalaman memori seolah-olah hal tersebut sebuah inspirasi baru. - The concept of multiple discovery (also known as simultaneous invention) is the hypothesis that most scientific discoveries and inventions are made independently and more or less simultaneously by multiple scientists and inventors.
Dalam beberapa kasus, garis antara kriptomnesia dan zeitgeist (membandingkan dengan konsep penemuan multiple (multiple discovery concept) dalam ilmu sains yang menyatakan sebuah hipotesis bahwa hampir sebagian besar dari penemuan ilmiah dibuat secara independen dan kurang lebih secara simultan oleh beberapa ilmuwan atau penemu) mungkin agak kabur. - Carl Gustav Jung treated the subject in his thesis "On the Psychology and Pathology of So-Called Occult Phenomena" (1902) and in an article, "Cryptomnesia" (1905), suggested the phenomenon in Friedrich Nietzsche's Thus Spoke Zarathustra.
Carl Gustav Jung mengambil kriptomnesia sebagai subyek dalam tesisnya, On the Psychology and Pathology of So-Called Occult Phenomena (1902) (fenomena gaib dalam psikologi dan patologi) dan di dalam sebuah artikel berjudul kriptomnesia, Cryptomnesia (1905), yang mengimplikasikan fenomena kriptomnesia dalam karya Friedrich Nietzsche berjudul Thus Spoke Zarathustra (maka berbicaralah Zarathustra). - Carl Gustav Jung treated the subject in his thesis "On the Psychology and Pathology of So-Called Occult Phenomena" (1902) and in an article, "Cryptomnesia" (1905), suggested the phenomenon in Friedrich Nietzsche's Thus Spoke Zarathustra.
Carl Gustav Jung mengambil kriptomnesia sebagai subyek dalam tesisnya, On the Psychology and Pathology of So-Called Occult Phenomena (1902) (fenomena gaib dalam psikologi dan patologi) dan di dalam sebuah artikel berjudul kriptomnesia, Cryptomnesia (1905), yang mengimplikasikan fenomena kriptomnesia dalam karya Friedrich Nietzsche berjudul Thus Spoke Zarathustra (maka berbicaralah Zarathustra). - Carl Gustav Jung treated the subject in his thesis "On the Psychology and Pathology of So-Called Occult Phenomena" (1902) and in an article, "Cryptomnesia" (1905), suggested the phenomenon in Friedrich Nietzsche's Thus Spoke Zarathustra.
Carl Gustav Jung mengambil kriptomnesia sebagai subyek dalam tesisnya, On the Psychology and Pathology of So-Called Occult Phenomena (1902) (fenomena gaib dalam psikologi dan patologi) dan di dalam sebuah artikel berjudul kriptomnesia, Cryptomnesia (1905), yang mengimplikasikan fenomena kriptomnesia dalam karya Friedrich Nietzsche berjudul Thus Spoke Zarathustra (maka berbicaralah Zarathustra).